Dimana spora pemikiranku berkelana

 
"Menjadi muslim adalah menjadi kain putih. Lalu Allah mencelupnya dengan warna ketegasan, kesejukan, keceriaan dan cinta." (Salim A. Fillah)  
-->
Waktumu
Kalender
Dah Sholat blum?
Anda Pengunjung Ke -


html hit counters
Pengunjung
17-08-08
Tuesday, August 19, 2008
17 Agustus kemarin merupakan momen yang istimewa. Kali ini saya ikut berpartisipasi didalamnya. Bukan lagi sebagai pelari dengan pensil di antara kaki yang berusaha memasukanya tepat di tegah mulut botol, namun sebagai MC yang mengatur jalanya lomba dan sebagai agitator pendukung peserta untuk meriahnya acara. 17 Agustusan di daerah rumah saya diselenggarakan oleh REMBERS (Remaja Bersatu RT05&04 RW 04). Saya yang tergabung didalamnya cukup bangga memang dan bersyukur bahwa kali ini saya dapat mengabdi di lingkungan rumah. Karena tahun-tahun sebelumnya banyak waktu saya habiskan di sekolah atau kampus.

17 Agustusan memang harus meriah. Partner MC saya dengan gaya khasnya bisa menyemangati baik peserta maupun supporter untuk mengeluarkan seluruh suara dan tenaganya pada acara tersebut. "Ibu-ibu Bapak-bapak, ayo ajak anaknya untuk ikutan lomba. Ikutan 17an baik untuk anak ibu, bisa mendidik anak ibu untuk kreatif, mandiri dan berani. Biar gak cuma minta jajan aja beraninya makanya ikutin di lomba, nanti kalo menang baru dikasih jajan, kalo gak ikut mah gak usah. Jaman dulu kita gak bisa lomba-lomba kayak gini, keluar rame-rame ditembak sama penjajah. Makanya karena sudah merdeka ayo ikutan lomba. Setahun sekali Bu! Itu anak Balitanya ikutin lomba nangis Bu, adu kenceng-kencengan nangisnya!!" itu adalah kata-katanya yang teringat di benak saya.

17 Agustusan sudah dilaksanakan 63 kali dalam 63 tahun Indonesia merdeka. Pertanyaanya adalah apakah kita sudah benar-benar medeka?




Labels: ,

posted by RidhoZphora @ 9:46 PM   0 comments
Melihat cache ( Temporary file ) pada IE, Firefox dan Opera
Tuesday, August 05, 2008
Setiap browser seperti Internet Explorer, Firefox dan Opera menyimpan dokumen-dokumen web seperti file HTML, gambar, streaming audio dan video yang sedang dikunjungi dengan menggunakan teknologi caching. Penggunaan teknologi tersebut berfungsi untuk mengurangi penggunaan bandwith, server load sehingga browser dapat me-load halaman web lebih cepat ketika di waktu berikutnya kita mengunjunginya lagi.

Penggunaan caching juga membantu kita untuk mendownload komponen web dengan mengcopynya langsung dari directory dimana file-file cache disimpan. Tiap browser memiliki cara yang berbeda untuk membuka derectory cache. Tidak hanya itu, penyimpanan file cache kebanyakan tidak sama nama bahkan jenis filenya dengan file asli pada server. Untuk itu diperlukan pengetahuan khusus untuk membedakan file mana yang mau kita ambil.


Menampilkan Cache (Temporary File) di Internet Explorer


Screenshoot Temporary Internet File
Pada Internet Explorer, secara langsung kita dapat mengakses file-file cache yang disimpan pada Temporary Internet File dengan meng-klik View Objects atau View Files di Temporary Internet Files atau Browsing history setting (tergantung di IE6 atau IE7) dalam command menu. Setelah directory terbuka, dengan mudahnya kita dapat memilih file mana yang kita perlukan dan mengcopynya ke folder lain sebelum file tersebut hilang.


Menampilkan Cache (Temporary File) di Mozilla Firefox



Lain halnya dengan IE, metode pengaksesan file cache pada Firefox tidak dapat dilakukan secara langsung. Interface pengaturan tersembunyi dengan syntax 'about:' perlu digunakan. Mudahnya cukup ketik about:cache pada isian Address yang biasanya kita isikan dengan url, setelah itu klik Go. Pada halaman utama akan ditampilakan Cache service dan link daftar entries data internet yang tersimpan baik di memory maupun disk. Juga tersedia informasi mengenai directory cache Firefox dan ukuran penyimpanan maksimumnya. Setelah meng-klik List Cache Entries akan ditampilkan file atau objek cache beserta lokasi sumber servernya.

Untuk memudahkan pencarian, gunakan fungsi searching pada firefox (Ctrl+F) dan ketikan bagian dari sumber file yang anda cari. Contohnya "megavideo", ".swf" atau ".flv" dll. Jika tidak juga ditemukan, pencarian dapat dilakukan dengan mengakses direktory file yang tertulis dihalaman muka. Pengaksesan directory dapat dilakukan dengan meng-copy alamatnya dihardisk kemudian jalankan di program explorer. Kemudian mengira-ngira file yang akan dipindahkan karena baik nama dan jenis filenya secara otomatis Firefox akan men-generatenya menjadi jenis file yang berbeda.


Menampilkan Cache (Temporary File) di Opera


Pada Opera, cara yang digunakan adalah dengan terlebih dahulu mengakses command help dan mengklik about opera. Pada halaman utama browser akan terlihat beberapa directory program opera. Copy alamat directory cache dan akses dengan menggunakan program eksplorer. Karena nama filenya di-generate secara otomatis, untuk mengaksesnya perlu mengira-ngira ukuran file pada jenis file yang diinginkan.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

Labels:

posted by RidhoZphora @ 3:11 AM   1 comments
Setting Homepage di IE, FIrefox dan Opera.
Monday, August 04, 2008
Homepage adalah halaman web yang langsung keluar ketika program browser dijalankan. Kebanyakan orang mengatur homepagena untuk email, chatting, atau situs yang sering dikunjungi secara berkala. Tentunya memudahkan pengguna browser untuk melihat situs yang ingin dan sering dilihat tanpa repot-repot mengetikan alamatnya. Biasanya situs berita seperti detik.com, ermuslim.com dan lainya menjadi konsumsi yang didahulukan dibanding mengakses situs lainya. Untuk itu ada untungnya kita mengatur homepage untuk situs tersebut. Saya akan coba memberikan langkah mengetru homepage pada browser Internet Eksplorer, Mozilla Firefox dan Opera.

Setting Homepage di Internet Explorer



  1. Pertama klik TOOLS pada main menu, kemudian klik INTERNET OPTIONS. Cara lain bisa meng-klik kanan pada icon atau shortcut IE, lalu klik INTERNET PROPERTIES. Tampilanya bisa dilihat di snapshoots.
  2. Baik INTERNET OPTIONS maupun INTERNET PROPERTIES akan memberikan tampilan dialog box yang sama. Pastikan tab berada pada posisi general. Kemudian set Home page address dengan situs yang diinginkan, saya memberi contoh situs eramuslim dengan alamat http://www.eramuslim.com. Jika akan mensetting dengan situs yang saat ini sedang dibuka, klik Use Current. Jika tidak mau ada homepage, klik Use Blank.
  3. Setelah selesai tinggal klik OK.


Setting Homepage di Mozilla Firefox



  1. Langkah pertama klik TOOLS pada main menu, kemudian klik OPTIONS
  2. Setelah dialog box Options terbuka pastikan tab pada posisi main. Setelah itu pilih Show my home page pada pilihan When Firefox starts. Opsi Show a blank page dipilih jika firefox ingin menampilkan halaman kosong saat start, jadi tidak perlu loading ke home page. Sedangkan jika ingin menampilkan halaman-halaman web saat firefox ditutup terakhir kali, pilih Show my windows and tabs from last time.
  3. Kemudian set Home page address dengan situs yang diinginkan, saya memberi contoh situs Infopalestine dengan alamat http://www.infopalestine. Jika akan mensetting dengan situs yang saat ini sedang dibuka, klik Use Current.
  4. Setelah selesai tinggal klik OK.

Setting Homepage di Opera



  1. Langkah pertama klik TOOLS pada main menu, kemudian klik PREFERENCES. Bisa juga menggunakan shortcut Ctrl+F12.
  2. Setelah dialog box Preferences terbuka, pastikan tab pada posisi General. ada pilihan Startup, pilihlah Start with home page.
  3. Pada kotak isian Home Page, isikan URL yang akan dijadikan home page. Kita dapat juga menggunakan halaman yang saat ini sedang dibuka dengan meng-klik Use current.
  4. Jika sudah, klik OK untuk mengakhiri.

Labels:

posted by RidhoZphora @ 2:42 AM   0 comments
Yang ada Celeng-an bukan Jago-an
Thursday, July 31, 2008
Bagi kalian yang gemar menabung, tentunya kenal dengan istilah celengan. Metode menabung yang tradisional ini menggunakan media penyimpan uang yang berupa tanah liat, keramik atau plastik. Pernahkah bertanya darimana istilah celengan itu berasal?

Dahuhlu kala pada masa kerajaan hindu-budha, ada kebiasaan masyarakat yang melakukan "patungan" untuk membiayai suatu pesta bersama. Biasanya mereka mengumpulkan uang masing-masing untuk kemudian dibelikan babi atau "celeng". Celeng yang dibeli lalu dimasak untuk kemudian disantap bersama. Wadah pengumpul uang untuk membeli celeng tadi dibuat dari tanah liat dan dibentuk serupa dengan bentuk celeng. Istilah untuk wadah itu adalah celengan, karena akan digunakan untuk membeli celeng.

Zaman semakin berkembang. Mengumpulkan uang yang kita kenal dengan istilah menabung memiliki tempat penyimpanan yang semakin bermacam-macam. Ada yang berebentuk kucing, ayam, sapi, atau drum biasa. Apapun bentuknya tetap saja kita menyebutnya celengan. Karena tidak pernah ditemukan tempat menabung yang populernya berbentuk ayam jago dinamakan "jago"-an. Tetap saja disebut celengan ayam. ^_^

----------
-----
Kunjungan ke Museum Bank Indonesia, Kota
Rihlah Rabithah 28
29 Juli 2008

Labels: ,

posted by RidhoZphora @ 2:29 AM   0 comments
Kebodohan si Jenius
Monday, July 28, 2008
Mau berbagi cerita nih.. mudah-mudahan bisa diambil hikmahnya.

Alkisah ada seseorang yang pintar dan bangga akan kepintaranya. Ketika ia melewati suatu desa, orang-orang mengerumuninya dan memintanya nasihat. Hingga sampailah ia ke desa tempat Nasrudin tinggal. Nasrudin yang cuek pada mulanya mulai tertarik akan orang tersebut. Kemudian ia mulai berbicara dan bertanya kepada orang tersebut.

Nasrudin : Hai saudara, saya dengar anda sangat pecaya diri akan kepintaran saudara.
Orang Pintar : Iya, saya percaya diri dan bangga akan kemampuan saya.
Nasrudin : Kalau begitu, bolehkah saya mengajukan pertanyaan?
Orang Pintar : Tentu saja!
Nasrudin : Sebelum saya mengajukan pertanyaan, saya mau mengajukan syarat. Jika saudaratidak dapat menjawab pertanyaan saya, maka saudara memberikan saya 10 keping emas.Namun jika saya tidak dapat menjawab pertanyaan saudara, saya memberikan saudara 1 keping emas. Saya rasa ini sepadan dengan kemampuat kita.
Orang Pintar : Iya, saya setuju!
Nasrudin : Bolehkah saya mengajukan pertanyaan terlebih dahulu wahai saudara pintarku?
Orang Pintar : Baik, apa pertanyaanya?
Nasrudin : Hewan apakah yang memiliki kaki tiga?

Sang orang pintar lama terdiam dan memikirkanya dalam-dalam. Setelah beberapa menit..
Orang Pintar : Maaf, saya tidak dapat menjawab pertanyaan saudara.

Lalu sang orang pintar menyerahkan 10 keping emas.
Nasrudin : Terimakasih, sekarang giliran saudara mengajukan pertanyaan.

Orang Pintar : Iya, hewan apakah yang saudara maksud?
Nasrudin : Saya juga tidak tahu.

Kemudian Nasrudin mengembalikan 1 keping emas dan membawa 9 sisanya sambil berlalu. ^_^

Labels:

posted by RidhoZphora @ 7:36 AM   2 comments
Metode Efektif Penyebaran Islam di Indonesia Adalah Hukum Islam ???
Friday, July 25, 2008
Mungkin sampai saat ini kita beranggapan bahwa Islam masuk di Indonesia melewati perdagangan dan pernikahan. Namun sesungguhnya ada metode yang takkalah efektif, itulah Hukum Islam. Kalau kita yakini bahwa Islam sudah mulai masuk saat kerajaan Hindu-Budha, maka hal ini menjadi rasional. Dahulu kala, kerajaan-kerajaan di Indonesia memiliki hukum yang unik dan terbilang tidak rasional jika dibandingkan hari ini. Ambil contoh kasus hukum kerajaan yang menyebutkan bahwa seorang rakyat jelata tidak boleh bersender pada tiang atau dinding apabila sebelumnya ada raja yang bersender. Di kasus lain seorang rakyat jelata hanya boleh buang air kecil sejauh sembilan meter dari jalan utama dan jaraknya menjadi dua kalinya jika ada raja yang lewat. Hukumanyapun terbilang keji. Seseorang bisa LANGSUNG di potong tangan, kaki bahkan dicongkel matanya. Pada saat itu ada istilah manusia lontong bagi mereka yang telah melakukan banyak tindak "kriminal", ya.. bisa disimpulkan sendiri kenapa disebut manusia lontong.

Saat itulah Hukum Islam yang masuk seiring dengan proses Islamisasi. Hukum Islam jauh lebih bersahabat dibanding dengan hukum kerajaan, sehingga tak heran banyak rakyat nonmuslim yang mengaku muslim agar bisa dihukum sesuai dengan hukum agama. Ambil kasus ketika seseorang pencuri dipidana potong bagian tubuh pada hukum kerajaan. Jika dia mengaku muslim, maka ia akan dieksekusi menurut hukum Islam. Sang terpidana akan diminta kesanggupan mengembalikan barang tiga kali lipat barang yang dicuri dan enam kali lipat jika dia anggota keluarga pembesar. Pada solusi akhirlah hukum potong tangan diberlakukan. Maka tak heran bila hukum Islam pada masa itu menjadi metode yang efektif dalam penyebaran Islam.

Hal yang ironis kita saksian saat ini. Ketika beberapa golongan Islam yang meminta hukum Islam diberlakukan di Indonesia, banyak orang islam yang menolaknya. Mereka rata-rata yang takut hukum Islam diberlakukan menilai hukum islam sebatas hukum potong tangan, rajam dan lainya. Padahal solusi tersebut adalah solusi puncak bila solusi lainya tidak dapat terpenuhi. Hal tersebut juga kiranya lebih memberikan efek jera dibanding dipidana kurungan. Ada pula yang beranggapan bahwa Indonesia bukan negara Islam maka tidak perlu menerapkan hukum Islam. Namun sebagai sistem hidup yang Universal, sudah sepantasnya kita menjalani Islam secara menyeluruh di semua sendi kehidupan termasuk hukum. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.


didengar dan dikutip dari :
Bpk Ridwan Saidi
FESTIVAL WAJAH MUSLIM INDONESIA, 23 Juli 2008
Gd IX Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indoneisa

Labels: ,

posted by RidhoZphora @ 2:02 AM   0 comments
Asal Bendera Merah Putih
Pernahkan kita bertanya dari manakah asal warna merah putih pada bendera kita? Warna yang kita kenal dan sering juga kita nyanyikan "merah darahku putih tulangku..." ternyata memiliki asal muasal yang masih belum jelas. Ada versi yang menyebutkan bahwa warna merah putih itu berasal dari gula jawa dan gula pasir. Namun pernyataan ini diragukan kebenaranya. Gula jawa yang merupakan gula asli Indonesia memang sudah ada berabad-abad silam, namun bagaimana dengan gula pasir? Gula pasir baru ditemukan pada abad ke 19 ketika pabriknya didirikan di Indonesia. Versi lain menyebutkan bahwa warna merah putih berasal dari peristiwa janji palapa yang diikrarkan patih Gajah Mada. Namun saya tidak dapat menarik hubungan antara peristiwa itu dengan warna merah putih. Hal ini dikarenakan tidak ada hubunganya dengan ikrarnya dan warna hijau buah palapa/kelapa yang dijadikan simbol.

Sampailah kita pada versi yang menyebutkan bahwa warna merah putih berasal dari warna bendera kerajaan sebelum Indonesia lahir. Kerajaan tersebut adalah kerajaan Patani yang juga saya yakini sebagai penyebar agama islam dominan di Indonesia. Kerajaan yang berasal dari Thailand ini masuk ke indonesia pada masa kerajaan - kerajaan hindu budha. Pada masa itu mereka sudah mulai menyebarkan Islam yang mayoritas medan dakwahnya adalah orang-orang melayu. Dari proses penyebaran Islam ini pula diyakini warna merah putih diambil. Dan klimaksnya ketika indonesai memplokamirkan kemerdekaanya yang para pejuangnya didominasi oleh muslim. Sampai saat ini belum ada pernyataan lain yang lebih rasional di pandangan saya. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

didengar dan dikutip dari :
Bpk Ridwan Saidi
FESTIVAL WAJAH MUSLIM INDONESIA, 23 Juli 2008
Gd IX Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indoneisa

Labels: ,

posted by RidhoZphora @ 1:58 AM   0 comments
Seni dalam Islam
Berbicara Islam berarti kita sedang berbicara mengenai sistem hidup yang universal. Tidak lagi kita berbicara mengenai agama yang dibatasi dengan hubungan vertikal dan bersifat ritual. Islam mencangkup seluruh aspek kehidupan. Islam berisi ritual, sosial, budaya, hukum, ekonomi, pendidikan, politik, budaya dan yang lainya termasuk seni. Seni dalam Islam menempatkan kita pada hakikat manusia seutuhnya sebagai ciptaan Allah SWT. Seni dalam Islampun bermacam-macam, dapat kita bagi menjadi seni suara dan visual. Seni Islam juga memiliki tingkatan, semakin tinggi tingkat seni mengartikan bahwa seni itu bersifat lebih vertikal. Seni yang paling tinggi menjelaskan hubungan tertinggi yaitu dengan Allah SWT. Sedangkan hubungan manusia dengnan alam lingkungan dan dengan sesamanya berada pada tingkat berikutnya.

Pada seni suara seni tertinggi adalah seni tilawah. Seni ini berisikan tata cara membaca kitab suci Al-Qur'an dengan melagukanya sehingga semakin khusyu dan nikmat didengar. Setelah itu disusul dengan seni suara lainya yang meniru lagu-lagu tilawah dalam memperdengarkan karyanya. Kita bisa mendengar beberapa lagu tradisional contohnya melayu dan arab yang memiliki kemiripan degan cara seseorang bertilawah. Hal in imemperlihatkan keterikatan seni suara islam dengan seni suara tertingggi. Pada tingkatan selanjutnya seni suara akan berisikan lebih banyak hubungan dengan alam dan manusia tanpa meninggalkan pengagungan terhadap Allah SWT.

Pada seni visual kita mengenal kaligrafi di tingkat teratas. Jika kita pelajari, seni kaligrafi yang berupa tulisan murni bersumber dari buah pemikiran manusia. Seni kaligrafi belum mencontoh alam. Hal ini dapat diartikan bahwa Islam meninggikan kemampuan akal manusia. Setelah tingkatan ini seni visual malakukan pendekatan dengan alam dan meniru fenomena yang ada dialam.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

didengar dan dikutip dari :
Bpk Abdul Hadi
FESTIVAL WAJAH MUSLIM INDONESIA, 23 Juli 2008
Gd IX Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indoneisa

Labels: ,

posted by RidhoZphora @ 1:54 AM   0 comments
SENI ISLAM bukan ISLAM SENI
Pernahkah kita mendengar para seniman mengatakan bahwa seni yang dimilikinya tergolong seni islam? Atau setidaknya benarkah anggapan bahwa seni yang membawa nama islam itu benar-benar seni Islam? Saya akan mencoba menguraikan dari apa yang saya dengar mengenai jawaban diatas dengan sebuah analogi.

Pernahkah kita mendengar Politik Islam dan Islam Politik? atau mungkin kita sedikit mengerti mana yang benar mengenai aplikasi berpolitik dalam Islam. Berpolitik dengan mengacu pada Al-Qur'an dan aplikasi politik yang dicontohkan oleh Rasulullah serta menjalankanya sesuai syariat Islam itulah yang dimaksud Pollitik Islam. Sedangkan berpolitik dengan membawa nama islam agar mendapat banyak dukungan namun meninggalkan prinsip islam setelah apa yang diinginkanya tercapai itulan Islam Politik. Terdapat perbedaan besar mengenai apa yang diniatkan serta bagaimana menjalankanya. Dengan analogi diatas kita dapat mengerti beda Seni Islam dengan Islam Seni.

Seni Islam dapat diartikan melakukan seni dan menciptakan seni secara Islami dengan niat mengajak penikmat seni untuk mendekatkan diri kepada Allah. Berbeda dengan Islam Seni yang menggunakan Islam agar karya seni miliknya laku dipasaran. Fenomena ini belakangan sering terjadi di berbagai media, ambil kasus sebuah tayangan yang mengatasnamakan Islam namun memperlihatkan hal-hal yang jauh dari Islam. Ritual-ritual yang mencoba berhubungan dengan alam lain, pergaulan masa kini yang dikemas dengan dandanan Islami, dan lainya . Itulah yang saya lihat mulai banyak menghias layar kaca. Hal ini bisa jadi berdampak pada masyarakat yang pemahaman Islamnya kurang, sehingga Islam Seni yang banyak ditemuinya diartikan sebagai Islam yang sesungguhnya.

Maka ada baiknya kita mulai lihai menilai dan memilah mana yang termasuk Seni Islam dan mana yang Islam Seni. Sehinga kita bisa setidaknya menjaga pemahaman kita dan mencerdaskan yang lain. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

didengar dan dikutip dari :
Bpk Abdul Hadi
FESTIVAL WAJAH MUSLIM INDONESIA, 23 Juli 2008
Gd IX Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indoneisa


Labels:

posted by RidhoZphora @ 1:45 AM   0 comments
MENUJU KESATUAN FIKRAH AKTIVIS ISLAM
Monday, July 21, 2008
Sebuah cuplikan buku karya Dr. Yusuf Qardhawy

“Islam adalah sebuah system universal yang lengkap mencakup seluruh aspek hidup. Islam adalah negara, bangsa dan tanah air, pemerintahan dan rakyat. Islam adalah akhlak dan kekuatan, rahmat dan keadilan. Islam adalah kultur dan perundang-undangan, sains dan hukum. Islam adalah materi, usaha dan kekayaan. Islam adalah jihad dan da’wah, tentara dan ideologi. Sebagaimana Islam juga adalah aqidah yang murni, dan sekaligus ibadah yang benar”.

Uraian diatas merupakan salah satu prinsip dalam “Duapuluh Prinsip” yang dikemukakan Imam Hasan Al Banna dalam penjelasanya mengenai rukun pertama “Arkan Al Bai’ah” yaitu Al Fahm. Duapluluh prinsip tersebut menjelaskan bagaimana prinsip totalitas berlaku dalam islam sekaligus merupakan batasan-batasan kita memandang Islam. Al Fahm dijadikan rukun pertama “Arkan Al Bai’ah” merupakan sesuatu yang layak, mengingat hakikat amal yang akan sempurna baik hasil maupun prosesnya hanya bisa dicapai setelah ilmu dimiliki. Ilmu diibaratkan sebagai “rintangan pertama” para manusia yang menempuh jalan menuju Allah. Penggunaan “Al Fahm” untuk menggantikan “Al Ilm” menekankan bahwa yang harus dicapai bukan banyaknya literatur yang dibaca namun seberapa banyak literatur mengenai ilmu yang diperlukan dapat dipahami.

“Duapuluh Prinsip” yang ditujukan untuk jamaah-jamaah dan organisasi-organisasi sosial keagamaan di Mesir saat Hasan Al Banna hidup dan khususnya untuk para aktivis Ikhwanul Muslimin yang dipimpin oleh beliau memiliki beberapa keistimewaan. Prinsip-prinsip tersebut diarahkan pada masalah-masalah yang memilliki banyak perbedaan pendapat diantara aliran keagamaan. Disusunya prinsip-prinsip tersebut secara bijak dan moderat membawa para ahli pikir dari berbagai aliran bisa bertemu kendatipun hanya sedikit keterpahaman dan keikhlasan. Pembahasan secara ringkas dan tidak diperluas menyebabkan tidak banyak perbedaan pendapat tercipta. Tidak banyak diarahkaya prinsip-prinsip ini kepada pemikir sekuler dan barat, karena masih diperlukanya prinsip tampabah agar dapat mereka pahami. Dengan demikian, dapat dengan jelas kita lihat visi penghimpunan dan pemaduan yang tersirat dari “Dualpuluh Prinsip” beserta keistimewaanya. Keyakinan yang dibawa oleh Dr. Yusuf Qardhawy pada point ini adalah bahwasanya tidak perlu menyatukan selurih jamaah Islam dan dilebur menjadi satu. Tetapi cukup didekatkan antar satu dengan yang lain, dihilangkan sebab-sebab yang menyebabkan saling berjauhan dan sikut-menyikut. Hendaklah aktif dalam berkeja sehingga muncul sedikit koordinasi , tafahum dan kerja sama antar jama’ah. Sehingga yang satu menyempurnakan yang lain ibarat satu bangunan yang kokoh. Dengan demikian perbedaan yang ada hanya merupakan perbedaan bentuk saja, bukan perbedaan yang salig berlawanan dan konflik.

Labels:

posted by RidhoZphora @ 6:40 AM   0 comments
Tentang Diri

Name: RidhoZphora
Home: Jakarta
About Me:
Lihat profile lengkap
Post Sebelumnya
Archives
Status YM-ku
Pesan & Kesan

Free shoutbox @ ShoutMix
Teman - temanku
Template oleh

Free Blogger Templates

BLOGGER

Clock Link

Islamic Finder

Hit Counter

Polling