Saturday, December 31, 2011

Ganti Speed Mobile Partner dari bit menjadi Byte


Rasanya 1 tahun sudah terlewati sampai akhirnya menyempatkan diri untuk ngeblog lagi. ^_^


Kali ini ingin share ilmu tentang bagaimana cara merubah indikator Mobile Partner dari sebelumnya kbps/Mbps menjadi KB/s dan MB/s . Cara ini juga berlaku untuk aplikasi modem yang asalnya dari Moblie Partner seperti SmartFren, 3, dll.

So, langsung aja.. step by step.

1. Cari folder instalasi aplikasi Mobile Partner / Aplikasi Modem, misal : C:\Program Files\Mobile Partner
2. Masuk ke folder plugins
3. Cari File NetInfoUIExConfig.xml pada folder NetInfoUIExPlugin dan file StatusBarMgrConfig.xml pada folder StatusBarMgrPlugin
4. Rubah konfigurasi speedunit dari semula


item name="kbps" value="125" type="125" langresid=""
item name="Mbps" value="125000" type="125000" langresid=""

menjadi

item name="KB/s" value="1024" type="1024"
item name="MB/s" value="1048576" type="1048576"

5. Simpan file, biasanya kita tidak diijinkan menyimpannya. Coba simpan di tempat lain (misal di luar folder file tersebut) lalu move ke lokasi file dan replace
6. Restart Mobile Partner / Aplikasi Modem dan rasakan perubahannya. ^_^

Keterangan:

- file NetInfoUIExConfig.xml digunakan untuk konfigurasi pada menu statistic

- file StatusBarMgrConfig.xml digunakan untuk konfigurasi status bar yang berada di footer


Semoga bermanfaat!

[+]Baca lanjutanya ...

Monday, December 20, 2010

[DayaBaya] Tile Based Game

Masih dalam proyek Dayabaya, hari ini mencoba mencari tipe peta game yang sesuai. Karena game ini termasuk tile based game, maka harus didefinisikan tile map yang akan dipakai. Setelah belajar dari http://www.tonypa.pri.ee/tbw/index.html, ditemukan beberapa tipe tile map yang banyak dipakai. Berikut ulasannya:

1. Two Dimensional Aray
Penjelasan tipe ini mudahnya adalah memetakan setiap tile ke dalam array 2 dimensi. Jika kita punya 3x3 tile, maka bisa saja tile map yang kita buat seperti:
mymap: [
[1,1,1],
[1,0,0],
[1,0,1]
];
Dengan integer sebagai nilai representasi objek di dalam tile. Tipe ini cukup ringan, dan mudah diakses. Cukup tentukan lokasi maka akan langsung didapat objek yang dimaksud tanpa pencarian (langsung gunakan array index). Hanya saja informasi yang bisa di simpan dalam array terbatas. Informasi penting dapat diset pada template objek yang di rujuk oleh nilai dalam array.

2. JailBitch Method
Penyimpanan data pada map sama seperti Two Dimensional Array, hanya saja yang disimpan adalah representasi dari frame, bukan template objek. Sehingga kita bisa mendefinisikan isi beberapa tile ke dalam satu frame. Contoh nya bila tile 0-100 adalah tile dinding. dan setiap pengecekan jenis tile di sekitarnya dapat menggunakan map yang cukup simple. Metode ini sangat mudah jika jenis tile sedikit dan tidak mudah berubah.

3. Tree in the desert
Bayangkan peta sebuah gurun dengan sedikit pohon. Perbedaan tile sangat sedikit. Maka daripada merekam data semua tile, lebih mudah merekam data objek dan posisi tile nya. Misal pohon di gurun (300x300) yang hanya berjumlah hanya 3 buah dapat kita sajikan dengan trees = [[26,5],[100,1],[5,2]]; Lalu tile yang lain bisa langsung kita pastikan sebagai pasir. Ini lebih mudah daripada meulis 300x300 array. hanya saja semakin banyak object prosesnya semakin lama.

4. S, M, XXL
Tipe ini menyimpan datanya dalam bentuk XML. Data bisa disimpan dalam file external bertipe .xml. Namun akan memakan waku lama bila harus mengekses file external setiap kali akan memproses map.

Lalu map tipe apakah yang akan dipakai dayabaya? jawabannya masih dipikirkan. Mungkin akan mengkombinasikan beberapa tipe sehingga memadukan keunggulan masing-masing. Tunggu kabar selanjutnya.

[+]Baca lanjutanya ...

Wednesday, December 15, 2010

Promosi Sang Penjual Racun Tikus


Siang ini di KRL Jakarta-Bogor


Hati-hati bapak-bapak ibu-ibu..
Jangan coba-coba melihara tikus..
Di rumah maupun di kantor..
Tikus berbahaya, tikus berbahaya..

Bapak-bapak ibu-ibu, tikus sangat berbahaya..
Tikus lebih berbahaya dari flu babi dan malaria..
Bahkan Indonesia bangrut juga karena tikus..

Panen gagal, beras naik, gara-gara tikus...
Konsleting listrik, rumah kebakaran, gara-gara tikus..
Ibu-ibu takut masak, gas hilang, gara-gara tikus..
Besok makan di warteg kena oajak, gara-gara tikus..



[+]Baca lanjutanya ...

Tuesday, December 14, 2010

[DayaBaya] continues

Pagi ini lebih pagi datang ke kampus. Standby di lab untuk mengecek kondisi sourcecode terakhir dan mempersiapkan bahan presentasi. Presentasi pun dimulai pk.10.00. Progress sudah di laporkan dan peserta rapat menanggapi dengan baik. 3 Point utama yang disampaikan adalah:

1. Presentasi disain Game DayaBaya [scenario, architecture, game engine concept, objects rich picture]
2. Overview paper dari Game ini : "Pushbutton Engine based - Flash Interactive Game to Introduce Indonesia Cultural and National Heritage"
3. Kondisi pengembangan. Project hosting sudah di tentukan di http://code.google.com/p/dayabaya/ untuk announcement dan di https://projects.ui.ac.id/projects/heritage untuk hosting code dan doc.


Presentasi selesai siang lalu melanjutkan develop game ini. Dari "obok-obok" PBE, ditemukan keistimewaan lainya dari game engine ini.
1. Passing property dengan type khusus via XML dapat dihandle oleh PropertyManager. Caranya ternyata cukup mudah, tinggal devine variable public dengan class PropertyManager lalu di cast dengan tipe object yang kita inginkan saat Component telah dipanggil. contohnya:
var apaProperty:PropertyManager;
...
...
public function onAdd(){
apa = owner.getProperty(apaProperty) as ApaClass;



[+]Baca lanjutanya ...

Monday, January 18, 2010

Seikhlas Gula Pasir

Kali ini saya akan memberikan nasehat yang ditujukan kepada diri saya sendiri dan para pembaca jika berkenan. Nasehat ini didapat dari fenomena sehari-hari yang seringkali sadar atau tidak kita lakukan. Dan jika kita mau berpikir sejenak, merenungi dan mengambil pelajaran dari sebuah benda, mungkin kita akan kembali tersadar. Ya, kita akan belajar dari gula pasir.


Siapa yang tidak tahu gula pasir. Gula yang sangat berjasa dalam dunia makanan dan minuman. Bagaimana tidak, hampir semua makanan dan minuman yang kita nikmati sehari-hari menggunakan gula pasir. Gula pasirlah yang membuak teh menjadi manis, sayur menjadi gurih, kopi menjadi nikmat dan sebagainya. Namun apa yang gula pasir dapat setelah semua jasanya itu. Bahkan namanya pun tidak disebut dalam makanan yang menggunakan ia sebagai bahanya. Teh hangat ditambah gula pasir dinamakan teh manis hangat, Kopi pahit ditambah gula pasir dinamakan kopi manis, dan lainnya.

Berbeda dengan bahan makanan lain, sebut saja buah-buahan. Buah mangga yang menjadi bahan syrup, setelah diramu dengan gula pasir dinamakan syrup mangga. Nama buah disebut pula di makanan yang telah jadi, sedangkan gula pasir tidak. Namun gula pasir tetap memberikan jasa terbaiknya untuk membuat rasa makanan menjadi nikmat walau namanya tiada pernah disebut.

Beginilah kehidupan kita, terkadang kita perlu mempertanyakan kembali keikhlasan kita dalam beramal. Apakah kita akan tetap beramal walaupun tiada penghargaan sedikitpun terhadap jasa-jasa kita? Bahkan nama kita tidak pernah disebut. Apakakah kita lantas sedih bila orang yang kita tolong tidak mengucapkan terimakasih kepada kita? Apakah kita mengurangi amal kita bila hasil amal kita dicela? Atau kita akan menambah porsi amal kita bila hasil amal kita dipuji?

Analogi sederhana tentang Gula pasir setidaknya mengajarkan kita banyak hal mengenai keikhlasan. Andai saja gula pasir sedih dan mengurangi porsinya saat namanya tidak dicantumkan sebagai nama makanan, tentunya makanan jadi kurang manis atau kurang gurih. Namun sebaliknya, apabila gula pasir senang saat dipuji dan menambahkan porsinya, maka makanan dan minuman jadi kemanisan dan tidak sedap lagi.

Jadi hal yang tepat adalah bila kita tetap istiqomah dalam amal kita baik pujian maupun celaan menimpa kita. Rasulullah saw. bersabda, “Ikhlaslah dalam beragama; cukup bagimu amal yang sedikit.” Jadi, tetap ikhlas, seikhlas gula pasir ^_^.

"Sejuta celaan janganlah menyurutkan amalmu, sejuta pujian janganlah menambah amalmu. Tetaplah istiqomah dan teruslah melakukan improvisasi dalam amalmu."[by Ridhozphora]


Sumber:

Sang Guru dalam kajian ahad malam.

[+]Baca lanjutanya ...

Tuesday, October 27, 2009

Jasmine in the night

Kali ini saya akan kembali berkisah mengenai pengalaman pulang kampus larut malam. Setibanya di stasiun dekat rumah, saya melangkahkan kaki melalui jalur yang biasa saya gunakan. Lalu tibalah pada jalan setapak di samping rel kereta yang dibatasi kerindangan pepohonan di sisinya. Suasana malam itu gelap, sedikitnya penerangan membatasi pandangan mata saat itu. Namun seperti biasa, dengan santai kulalui jalan setapak itu.

Tidak seperti biasanya, malam ini ada yang berbeda. Suasana menjadi agak cangggung ketika hidung ini menangkap harum wewangian. Harum yang bisa dikatakan tak lazim di tempat seperti ini. Karena malam-malam sebelumnya belum pernah dirasakan. Harum dari bahan campuran kemenyan, harum bunga melati.

Masih bertahan untuk tetap santai dan menikmati suasana. Namun pikiran ini mulai membandel dan menampilkan ulasan perkataan teman. "Harum ini menandakan ada makhluk halus disekitar, harum ini bertanda ada yang hendak menampakan wujudnya" dan sebagainya. Berkat pikiran itu suasana sesaat tidak lagi santai. Entah mengapa mata seakan menagkap siluet makhluk setinggi 2meter di sisi jalan antara pepohonan. Ah.. mereka juga ciptaan Allah, dan interaksi dengan mereka juga di larang. Untuk apa takut, toh sudah seharusnya kita lebih takut terhadap yang menciptakan mereka. Ketika pandangan sudah dapat menangkap beberapa orang di pos ronda, suasana menjadi santai kembali.

Esok paginya melewati jalan yang sama menuju kampus. Di lokasi yang sama, terucap kata subahanallah. Pemandangan rindang yang menghiasi jalan sungguh menentramkan hati. Hal ini menjadi lebih terungkap ketika ada niat meneksplorasi lingkungan mencari pembenaran peristiwa tadi malam. Dan jawabanya segera ditemukan.

Harum melati yang tercium tadi malam bersumber dari pohon melati yang sedang rindang bunganya. Tempatnya agak terpencil dan mungkin memang baru musimnya berbunga. Dugaan lainya adalah bunga tersebut rutin dipetik, namun malam itu sang pemilik tidak melakukanya. Siluet setinggi 2m adalah pohon yang ditebang. Semakin gelap karena ada bekas terbakar. Di sisi bawahnya ada jejak pembakaran sampah.

Hikmah yang dapat saya ambil dari kejadian ini adalah pentingnya berpikir logis dan berprasangka positif. Kadangkala untuk kejadian yang tidak lazim, kita sering langsung mengkaitkanya dengan fenomena gaib. Padahal jika kita mau berusaha lebih, mengobservasi, mengkaji dan meneliti. Kita bisa mengungkap lebih banyak hikmah dan ilmu yang bermanfaat. Kadangkala ketidak tahuan yang kita miliki membuat kita menyerahkan persoalan yang dihadapi kepada definisi "MISTERI". Seharusnya ketika memang akal tak mampu menjawabnya, maka ada konsekuensi positif lagi wajib bagi ummat beragama untuk menyerahkanya kepada agamnya. Islam menjawab hal itu.





Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. (QS. 51:56)

Maka setelah kita meyakini untuk apa manusia dan jin diciptakan. Tidak ada kekhawatiran untuk kita memurnikan urusan untuk semata-mata menyembah-Nya dan mengharap perlindungan semata-mata dari-Nya.

Berfikir positif terhadap kejadian yang kita alami sangat dianjurkan. Dalam kasus yang saya alami, keindahan bunga melati menjadi sirna malam itu. Kadang keindahan suatu hal disuatu waktu bisa menjadi keburukan diwaktu yang lain. Stigma negatif yang diberikan lebih kepada pemikiran dari praduga yang berkembang di masyarakat. Hal ini bisa saja dikalahkan jika kita terbiasa berpikiran positif dan logis ketimbang latah untuk mengikuti asumsi umum.

Jadi, tetap berusaha berpikir logis lagi positif. Sehingga keindahan sejati tidak ditutupi oleh kabut misteri.

[+]Baca lanjutanya ...

Tuesday, August 25, 2009

Hikmah Malam Ke-5 Ramadhan

Alhamdulillah, sampai pada malam ke-5 Ramadhan.

Tempat : Masjid Jami Baitul Akbar, Komplek BIN, Pasar Minggu.

Program Ramadhan Masjid :
> Khutbah ba'a Isya
> Sholat Taraweh 11 rakaat + 3 Witir
> Zakat Fitri
> dll.

Hikmah :

Kali ini mencari masjid yang agak jauh dai rumah. Setelah perjalanan +/- 1.5 Km sampailah ke mesjid Jami Baitul Akbar. Suasananya ramai,disekitar masjid banyak pedagang makanan. Para Jama'ah berdatangan ke mesjid dengan jalan kaki, bersepeda atau dengan motor. Terlihat petugas keamanan BIN mengatur posisi parkir para pengendara.

Banyak anak kecil bermain-main sebelum sholat Isya dimulai. Mengobrol, kejar-kejaran, berkelahi sampai saling menangis. Yah, namanya juga anak-anak. Suasana sholat masih ramai. Masih terdengar candaan anak-anak di shaft belakang. Namun suasana ini lebih khusyuk dari malam sebelumnya.

Saat khutbah, khotib menyampaikan taujihnya:

Peran Ibadah Ramadhan

Ibadah Ramadhan setidaknya memiliki tiga peran. Yang pertama, ibadah ramadhan membentuk individu yang amanah dan jujur. Hal ini sangat jelas terlihat pada ibadah shoum. Tidak ada yang bisa menjamin kita sedang berpuasa dan masih menjaga puasa kita selain diri kita.

Yang kedua, ibadah ramadhan membentuk keluarga yang harmonis (Sa-Ma-Wa). Dengan berkumpulnya keluarga disaat berbuka dan shaur, akan tercipta suasana yang harmonis. Selain itu ibadah saat berpuasa melatih pengendalian diri dan pola interaksi terutama dengan keluarga.

Yang ketiga, ibadah ramadhan membentuk jama'ah islami. Ibadah Qiyamul Lail (Taraweh + Witir) yang dilakukan segenap warga menciptakan pola interaksi jama'ah yang masif. Datangnya setiap elemen masyarakat dengan tujuan yang sama ke masjid setiap harinya menunjukan keutuhan bermasyarakat.

Jadi, setidaknya ada 3 hal yang dibentuk pada bulan ramadhan. Individu jujur dan amanah, keluarga sakinah-mawadah-warohmah dan keutuhan jama'ah.


[+]Baca lanjutanya ...

Hikmah Malam Ke-4 Ramadhan

Alhamdulillah, sampai pada malam ke-4 Ramadhan.

Tempat : Masjid Ar-Taubah, Rawajati Timur, Pancoran.

Program Ramadhan Masjid :
> Sholat Taraweh 20 rakaat + 3 Witir ba'da isya dilanjutkan khutbah
> Zakat Fitri
> dll.

Hikmah :

Malam ini cerah, bulan sabit menghiasi langit. Kaki melangkah ke masjid tatkala azan isya berkumandang. Alhamdulillah tiba sebelum Isya dimulai. Ba'da Isya bilal langsung mengumandangkan niat sholat taraweh, dan sholat tarawehpun dimulai. Suasana di dalam masjid lmayan panas, beberapa kipas angin yang menempel di dinding masih kurang menyejukkan suasana. Beberapa jamaah terlihat berkeringat dan mengusapkan koko serta sarungnya kewajah untuk menyapu keringat. Inilah ujian kekusyuan untuk malam ini.


Setelah delapan rakaat sholat taraweh berakhir, banyak jamaa'ah yang meninggalkan masjid. Hampir setengah jamaah pergi. Sudah tidak bisa khusyu dengan temperatur masjid? Atau mau melanjutkan qiyamul lail dirumah? atau malah mau menonton atraksi Limbad loncat dari ketinggian 20 meter setelah berdiri di ketinggian tersebut selama 20 jam ? Wallahu'alam.

Gerombolan anak kecil berkumpul di rel kereta di perlintasan pejalan kaki. Pemandangan saat pulang taraweh itu terlihat kurang wajar. Mereka tidak hanya diam . Selain mengobrol, mereka juga serentak melempari kereta yang lewat dengan batu. Entah apa yang dipikirkan, yang jelas hal tersebut membahayakan penumpang, warga dan diri mereka sendri. Siapa yang tahu batu yang mereka lemparkan akan berbalik ke mereka atau pejalan kaki disekitar mereka, yaitu saya.

[+]Baca lanjutanya ...

Temukan Peluang Anda disini!

 

blogger templates | Make Money Online | Bersahabat Web Developer