Thursday, November 13, 2008

MELINTASI BATAS KEWAJARAN :- FASILKOM BERDINAMIKA

Artikel ini adalah lanjutan artikel sebelumnya, pembaca diharap membacanya agar memahami apa yang akan penulis sampaikan.


Fasilkom UI melintasi batas kewajaran. Setelah mendinamisai UI dengan beberapa nama mahasiswanya, Fasilkom UI mulai mendinamisai dirinya sendiri. Dimulai dengan dinamika pemilihan 5 calon Dekan Fasilkom, hingga pemira mahasiswa yang saat ini tengah berlangsung. Namun bukan perihal suksesi Dekan yang akan penulis angkat, melainkan pemilihan raya mahasiswa di gedung bundar Fasilkom UI.

Rupanya harapan penulis pada artikel sebelumnya mulai terjawab. Fasilkom saat ini tengah melintasi batas kewajaran. Zona kewajaran yang beberapapa tahun silam didiami fasilkom mulai bergeser. Apa sebab? Saat ini pemira fasilkom tengah mengalami gejolak kemahasiswaan yang begitu besar. Berkaca pada tahun sebelumnya, pemira fasikom ibarat sistem yang relatif stabil non dinamis. Pemira fasilkom menghadirkan 2 calon pada tahun 2005, 3 calon pada tahun 2006 dan 1 calon pada tahun 2007. Calon-calon tersebut berasal dari angkatan yang sama dan biasanya dinaimika hanya terjadi diangkatan calon, angkatan lain terlihat sebagai subjek dari pemira.

Tahun 2008 ini gebrakan terjadi. Sampai saat ini formulir pendaftaran ketua BEM telah diambil oleh 6 orang mahasiswa, 3 dari angkatan 2006 dan 3 lagi dari angkatan 2007. Keenam orang tersebut adalah Ari Wibisono (CSUI-06), Indra Firmancahya (CSUI-06), Toni Dermawan (CSUI-06), Big Zaman (CSUI-07), Erwin Nugraha (CSUI-07) dan terakhir NUgroho D S (CSUI-07). Pendaftaran kenaggotaan DPM juga tidak kalah ramainya, Berliyanto (CSUI-06), M Fajar (CSUI-07) dan Enrico (CSUI-07) telah mengambil formulir. Batas pengumpulan formulir dan lembar dukungan adalah hari Rabu, 19 Nov 2008. Perubahan iklim kemahasiswaan fasilkom hingga ke state ini perlu di apresiasi. Setidaknya awan apatis terhadap isu ini akibat dari iklim akademis yang selama ini memayungi fasilkom mulai terbawa angin. Angin dinamika kemahasiswaan yang mulai membawa mahasiswanya melintasi zona kewajaran yang lama ke zona yang baru.

Kini lembaran baru kemahasiswaan fasilkom telah terbuka. Penulis berharap para kandidat dapat menjalankan proses pemira ini secara fair play. Pola pikir nothing to lose perlu diterapkan. Dengan niat yang tulus dan usaha yang serius serta ambisius terkendali mereka diharap dapat menghadirkan zona kewajaran baru di gedung bundar Fasilkom UI. Semoga...

Artikel Terkait



7 komentar:

aulia87 said...

Pemaknaan dari tulisan sudah menjurus kok dho, cuma kehati-hatian dalam menulis saja baik itu huruf kapital atau sebagainya. Kalau bisa di post dulu, walaupun tidak lengkap kemudian dibaca lagi.

Saya sekarang mencoba seperti itu, publish habis tu saya baca lagi.

Btw, masalah isu yang dibawa sudah lumayan mengarah kok. Saya harap ini jadi warna tersendiri buat Fasilkom kedepan setelah generasi kami 'hilang' di bawa waktu.

Arief said...

kip posting gan

RidhoZphora said...

@ Aulia
Thanks aul, saya memang memerlukan pendidikan informal semacam ini mengenai cara menulis...

kamal said...

ane posting di scele nih ttg ini
scele - forum.umum - pergerakan mahasiswa fasilkom yang makin mantabz!

Anonymous said...

semoga fasilkom kedepannya bisa lebih baik lagi yah...

KOMPUTEEEERR..!!
MASUKNYA SULIT !!
FASILKOM...!!
...

Anonymous 2 said...

Alhamdulillah...Fasilkom semakin dinamis..

banyak calon yang maju...

siapapun yang terpilih nanti, mudah-mudahan bisa memimpin BEM Fasilkom dengan baik..

Ridho Budiharto said...

@ All Anonymous..

Mari kita sama-sama doakan untuk Fassilkom yang lebih berdinamika dan lebih baik..

p.s. : Klo bisa pakai nama asli dan tambah linknya ya!

Biar saling kenal kita..

Temukan Peluang Anda disini!

 

blogger templates | Make Money Online | Bersahabat Web Developer